HARI PERTAMA ANBK DI SEKOLAH
Pelaksanaan ANBK hari pertama tanggal 27 September 2021 di SMA Negeri 2 Tambun Selatan berlangsung lancar dan tanpa hambatan. Semua peserta yang mengikuti dapat menyelesaikan semua kegiatan dari awal sampai akhir dengan lancar, dukungan jaringan internet yang memadai juga merupakan salah satu faktor yang mendukung kelancaran kegiatan hari pertama kegiatan ANBK ini.
Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam empat hari kedepan peserta didik kelas XI mengikuti kegiatan ANBK. Ada banyak masyrakat sebenarnya yang belum mengetahui seperti apa ANBK yang mulai di ikuti oleh siswa SMA saat ini. ANBK adalah Asesmen Nasional Berbasis Komputer.
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajara.(Sumber;https://anbk.kemdikbud.go.id/)







